Jakarta – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalihkan fokus pada persiapan mereka itu untuk menghadapi French Open 2023 pekan depan, setelah gagal melaju ke babak final Denmark Open di tempat dalam Odense, Sabtu.

Ganda putra peringkat kedua dunia itu menuturkan, kekalahan dari Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di area dalam semifinal Denmark Open juga membawa dampak positif agar dapat bersiap lebih tinggi besar dini sebelum berjuang dalam Rennes, Prancis pada 24-29 Oktober.

"Pekan depan ada French Open jadi setelah ini saya, Fajar, serta pelatih akan diskusi untuk kembali bersiap ke sana," kata Rian melalui informasi resmi PP PBSI di area area Jakarta, Minggu.

Sebelumnya, Fajar/Rian ditundukkan rekan senegara Bagas/Fikri dalam perebutan tiket final Denmark Open, yang digunakan berakhir dengan skor 11-21, 21-16, 12-21.

Meski merek unggul 5-1 dalam catatan pertemuan kontra Bagas/Fikri, namun merekan tak terkejut dengan hasil minor hal itu lantaran sudah menyadari peningkatan performa dari junior dia itu tersebut.

"Berbeda dengan pertemuan-pertemuan kami sebelumnya, Bagas/Fikri sekarang lebih besar banyak berani, lebih tinggi banyak yakin kemudian lebih tinggi besar safe jadi tak mudah melakukan kesalahan. Mereka juga terlihat semakin matang," Fajar memaparkan.

Performa yang mana yang semakin baik itu menyebabkan Fajar/Rian kewalahan dalam merebut poin demi poin. Bahkan saat poin kritis dalam dalam gim ketiga, Fajar/Rian tak dibuat kewalahan oleh permainan Bagas/Fikri yang tersebut digunakan sangat rapih.

"Kami tidak ada ada dapat jadi mengantisipasi mereka. Fikri hari ini servisnya sangat bagus jadi kami dari pembukaannya banyak melakukan kesalahan sendiri. Padahal kami sudah mulai menemukan feel bertanding," kata Rian menambahkan.

Meski dirasa ada peningkatan, namun ada beberapa orang kekurangan yang mana dimaksud menjadi evaluasi bagi Fajar/Rian sebelum bertolak ke Prancis juga kembali memainkan turnamen berkategori BWF Super 750.

Mereka pun berharap agar Bagas/Fikri yang dimaksud dimaksud menjadi satu-satunya delegasi Skuad Merah Putih pada Denmark Open, sanggup memboyong gelar juara bagi Indonesia.

"Kami tetap bersyukur atas hasil dalam Denmark Open tahun ini. Juga alhamdulillah pada ganda putra ada perwakilan di area dalam final, semoga Bagas/Fikri dapat bermain bagus juga menuntaskannya dengan gelar juara," pungkas Fajar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *